Menilik Transformasi Sistem Pembayaran Cashless Kekinian

Perkembangan teknologi saat ini sudah begitu pesat dan dapat dinikmati di berbagai bidang, termasuk pada bidang keuangan. Salah satu perkembangan teknologi yang muncul yakni dengan adanya berbagai alat pembayaran non-tunai atau cashless yang marak di masyarakat.

Pembayaran cashless atau sering juga disebut dengan e-money adalah metode pembayaran berbentuk elektronik di mana uang yang akan ditransaksikan akan disimpan dalam media tertentu, baik dalam bentuk kartu maupun non-kartu. Melalui sistem pembayaran terbaru ini, masyarakat diharapkan akan mengurangi transaksi menggunakan uang tunai secara fisik.

Berkembangnya Sistem Pembayaran

Sebelum menggunakan uang sebagai alat transaksi dan pembayaran, dahulu masyarakat kita mengenal sistem barter. Dengan begitu, barang yang dimiliki oleh seseorang akan ditukar dengan barang milik orang lain.

Sistem pembayaran terus berkembang seiring zaman. Penggunaan uang fisik sering kali dinilai tidak efisien dan bahkan dapat menjadi media penyebaran kuman dan penyakit. Bahkan beredarnya uang fisik juga memberi kesempatan beredarnya uang palsu di masyarakat.

Menilik berbagai permasalahan yang timbul dalam penggunaan uang fisik, masyarakat kini tidak perlu terlalu khawatir. Kini sudah muncul berbagai metode pembayaran non-tunai yang dapat dijalankan secara mudah. Anda dapat menjalankannya untuk berbagai aktivitas di mana saja dan kapan saja.

Pembayaran non-tunai dianggap lebih fleksibel. Misalnya jika Anda membeli barang ke suatu minimarket namun uang fisik Anda kurang, maka Anda dapat menggunakan pembayaran uang non-tunai. Selain itu, faktor keamanan juga sangat mudah diperhatikan sebab dengan uang asli maka Anda juga dapat terhindar dari potensi penyebaran uang palsu.

Ragam Pembayaran Cashless

Secara umum, pembayaran non-tunai alias pembayaran cashless dibagi menjadi 3, yakni melalui kartu, dompet digital, dan yang terbaru yakni QR Code. Pembayaran seperti apakah itu? Berikut beberapa poin penting yang perlu Anda cermati.

  • Penggunaan Kartu Bank untuk Pembayaran

Salah satu pembayaran cashless yang kerap digunakan oleh masyarakat kita saat ini adalah dengan menggunakan kartu bank, baik kartu kredit maupun kartu debit atau kerap disebut kartu ATM. Melalui sistem pembayaran ini, Anda cukup menggesek kartu tersebut pada mesin EDC yang sudah disediakan oleh pihak toko atau tempat transaksi tersebut berlangsung.

Nantinya, pembayaran akan ditagihkan ke Anda, baik secara langsung jika menggunakan kartu debit atau dalam periode tertentu jika menggunakan kartu kredit. Dengan demikian, saldo Anda akan berkurang seiring dengan penggunaan transaksi tanpa perlu repot mengeluarkan atau menukarkan uang fisik.

Selain kartu kredit dan debit, beberapa bank sudah meluncurkan e-money yang juga dapat digunakan secara lebih mudah. Contoh e-money yang banyak dimiliki misalnya BRI Brizzi, BCA Flash, Mandiri E-Money, dan sebagainya. Penggunaan e-money atau uang elektronik ini terkadang juga lebih luas, di mana Anda bahkan dapat membayar biaya masuk tol menggunakan tipe pembayaran tersebut.

  • Transaksi Kekinian dengan Dompet Digital

Dompet digital atau e-wallet kini sudah beragam. Mulai dari Gopay, OVO, LinkAja, DANA, dan berbagai e-wallet yang saat ini banyak digunakan tentunya menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia saat ini sudah banyak yang terbuka dengan transaksi non-tunai, bahkan non-kartu.

Ya, berbagai pilihan e-wallet tersebut tentunya tidak banyak menggunakan kartu. Anda hanya perlu menyiapkan saldo yang sudah ditransfer ke dalam akun tersebut kemudian scan kode atau melakukan transfer uang seperti yang dibutuhkan. Pembayaran juga akan lebih cepat tanpa adanya penggunaan mesin EDC ataupun harus menarik uang di ATM.

  • Scan QR Code, Bayar Lebih Mudah

Berbicara mengenai dompet digital tentunya tidak serta merta terlepas dari penggunaan QR Code. Mulai 1 Januari 2020, pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia, menerapkan suatu QR Code yang dapat digunakan oleh seluruh merchant toko maupun e-wallet, yang disebut dengan QRIS (Quick Response Indonesian Standard).

Melalui QR Code ini, Anda tidak bingung lagi harus men-scan kode tersebut karena semuanya sudah tersistem dalam satu jalur. Jadi, walaupun kamu menggunakan e-wallet OVO, meskipun di toko belum menyediakan QR Code OVO, namun jika ada QRIS maka Anda tidak perlu merasa khawatir.

Continue Reading →